Pada hari Rabu
tanggal 13 Oktober 2024, SD Plus Al-Hikmah mengadakan kegiatan Tadabbur Alam yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 6. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap alam serta memperkenalkan mereka pada nilai-nilai sejarah dan budaya melalui kunjungan ke dua tempat yang penuh makna, yaitu WBL (Wisata Bahari Lamongan) dan Makam Sunan Drajat Lamongan.
Kunjungan pertama dilakukan ke Wisata Bahari Lamongan (WBL), sebuah destinasi wisata yang terkenal dengan berbagai wahana seru dan pemandangan alam yang memukau. Di WBL, para siswa dapat menikmati berbagai fasilitas dan atraksi seperti permainan air, kebun binatang mini, serta wahana edukasi yang memperkenalkan mereka pada kehidupan laut dan lingkungan sekitar. Selain bersenang-senang, kegiatan ini juga memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan ekosistem sekitar. Siswa diajak untuk memahami lebih dalam tentang cara kita bisa berperan aktif dalam pelestarian alam, khususnya alam laut.
Setelah menikmati berbagai wahana di WBL, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Sunan Drajat di Lamongan. Sunan Drajat adalah salah satu Wali Songo yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Jawa Timur. Kunjungan ke makam beliau memberikan kesempatan bagi siswa-siswi untuk lebih mengenal sejarah penyebaran Islam di Indonesia dan meneladani semangat perjuangan serta dakwah yang ditinggalkan oleh Sunan Drajat. Di sini, siswa dapat belajar untuk menghargai dan menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Melalui kegiatan Tadabbur Alam ini, SD Plus Al-Hikmah berharap para siswa dapat memaknai alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga dan dilestarikan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah dan budaya lokal. Kegiatan Tadabbur Alam tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mengajarkan siswa untuk lebih menghargai alam, sejarah, dan budaya yang ada di sekitar mereka. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta peduli terhadap lingkungan dan warisan budaya.
Keseruan video bisa dilihat disini ya.
